Tag Archives: Zinedine Zidane

Lika Liku Penunjukkan Zidane Sebagai Pelatih Madrid

Setelah resmi melengserkan Rafael Benitez dari kursi kepelatihan Real Madrid, pihak tim resmi menunjuk tidak lain dari pelatih Real Madrid Castilla, Zinedine Zidane sebagai pelatih kepala di sisa laga musim ini.

Lika-Liku-Penunjukkan-Zidane-Sebagai-Pelatih-Madrid

Penunjukkan Zidane Sangat Beresiko

Mantan presiden Real madrid, Jorde Valdano mengatakan bahwa penunjukkan Zinedine Zidane sebagai pelatih kepala tim dinilai sangat beresiko.

Salah satu legenda Los Blancos tersebut terjadi pada Senin waktu setempat setelah manajemen memutuskan untuk menyudahi kontrak Rafael Benitez setelah tujuh bulan menjadi pelatih tim.

Zidane sendiri tercatat sudah membela raksasa Spanyol tersebut selama enam tahun dan diakhir karirnya, pemain asal Perancis tersebut langsung ditunjuk sebabagai pelatih Real Madrid Castilla pada 2014 silam.

“Penunjukkan Zidane sungguh sangat beresiko karena dia masih kurang cukup memiliki pengalaman.” Ujar Valdano kepada awak media setempat.

Nantinya Zidane akan menjalani laga debutnya saat Real Madrid berhadapan dengan Deportivo La Coruna pada akhir pekan ini, seperti yang diketahui tim lawan tengah menjalani tren positif setelah duduk di posisi tujuh klasemen sementara.

Hubungan Benitez dan Madrid Tidak Berjalan Lancar

Setelah pihak Real Madrid memutuskan hubungan kerja denga Rafael Benitez. Mantan presiden tim, Jorge Valdano mengungkapkan bahwa hal tersebut dimotori dengan hubungan yang tidak harmonis.

Tercatat pelatih asal Spanyol tersebut baru melatih raksasa Spanyol tersebut baru berjalan tujuh bulan dan dinilai gagal untuk membawa tim ke puncak klasemen sementara.

Hingga laga ke 18, Los Galacticos tercatata sudah menelan tiga kekalahan dan selisih empat poin dari pemuncak klasemen sementara, Atletico Madrid.

Bahkan Madrid sendiri harus tereliminasi dari ajang Copa del Rey setelah tim memainkan pemain secara ilegal saat berhadapan dengan Cadiz.

“Benitez punya kesulitan yang cukup hebat untuk bisa menjalankan semua ide-ide didalam skuat setelah tim memiliki terlalu banyak gelandang serang,” Ujar Valdano.

“Benitez harus memiliki upaya yang lebih untuk mengakomodari klub yang lebih untuk dirinya.”

Tiga kekalahan Madrid terjadi saat tim berhadapan dengan Villarreal dan Sevilla, serta kekalahan yang sangat memalukan atas sang rival abadi, Barcelona dengan skor 0-4 di Santiago Bernabeu.

 

Apakah Zidane mampu membawa Madrid untuk kembali bersaing di puncak klasemen sementara di sisa laga musim ini?

Pjanic Terinspirasi Dengan Zidane

Miralem Pjanic ingin mengikuti gaya permainan seperti legenda tim nasional perancis Zinedine Zidane.

Gelandang Roma, Miralem Pjanic mengatakan terinspirasi dengan gaya permainan mantan tim nasional Perancis, Zinedine Zidane.

Pemain kebangsaan Bosnia tersebut menjadi bagian penting skuat Giallorossi untuk meraih gelar seri A musim ini, yang tercatat tujuh gol dari 13 penampilannya.

Permainan Pjanic yang begitu gemilang bersama Roma,  tampil dengan peforma terbaiknya yang juga begitu banyak melahirkan pujian, dirinya mengakui terinspirasi dari Zidane, yang mampu memberikan gelar dua kali  Scudetto bersama Juventus.

“Zidane membuat saya terinspirasi menjadi seorang pemain sepak bola ketika saya masih kecil. Saya suka dengan gaya bermainya, bagaimana cara ia bermain,” ungkap Pjanic di situs remi Roma.

“Bagi saya, ia adalah pemain terbaik yang pernah saya lihat. Ia begitu elegan dan saya suka melihat cara ia bermain.

“Apa saya bisa meniru dia ? tentu, ia bermain di posisi yang sama seperti saya, jadi saya akan mengingatnya sepanjang waktu dan berusaha untuk melakukan beberapa skill yang pernah dilakukannya dilapangan.”

Pjanic Beri Isyarat Untuk Masa Depannya

Tersiar  kabar gelandang andalan milik AS Roma, Miralem Pjanic soal masa depannya tak kunjung reda. Karena banyak tim raksasa yang menginginkan jasanya.

Yaitu Barcelona dan Real Madrid yang santer terdengar,  terus menerus dihubungkan dengan pemain tim nasional Bosnia tersebut. Sukses dalam penampilannya bersama Giallorossi musim ini jadi alasan, mengapa dirinya begitu diminati.

Akan tetapi, Pjanic memberikan pernyataannya ke klub mana dirinya akan bermain di musim depan. Dan ia menjawab ingin tetap bersama Roma, itu sangat mengejutkan.

“Saya tidak akan pergi berdasarkan pilihan saya sendiri. Saya selalu ingin menjadi Romanisti. Mereka memberikan banyak pelajaran kepada saya untuk menjadi Romanisti sejati. Sudah lima tahun saya bersama Roma dan saya merasa sudah melekat dengan Romanisti,” ujar Pjanic pada media ofisial tim.

“Para pemain senior yang  ada di tim ini juga mengajarkan saya bahwa seragam Roma bukanlah seragam biasa. Sebuah seragam yang mempunyai arti penting di kota ini. Sekarang saya sudah menjadi bagian dari tim ini dan saya adalah seorang Romanisti sejati.”

 

Bersyukurnya Roma mempunyai Miralem Pjanic sebagai pemain yang bertalenta, meski dirinya diminati banyak klub raksasa Eropa, ia masih tetap ingin bermain bersama serigala ibukota. mampukah musim ini pemain 25 tahun tersebut dan rekan setimnya memberikan gelar juara di kancah Seri A musim ini ?