Tag Archives: Real Madrid

Kaka Ingin AC Milan Seperti Juventus

Kaka ingin mantan timnya seperti dulu yang sempat ia bela, yang pernah menjuarai gelar Liga Champions. tidak seperti sekarang dimana raksasa Seri A tersebut telah mengalami kesulitan beberapa musim terakhir.

Kaka-Ingin-AC-Milan-Seperti-Juventus

Kaka Ingin AC Milan Contoh Juventus

Ricardo Kaka ingin  mantan klubnya AC Milan mampu seperti Juventus untuk mendapatkan kejayaannya kembali.

Pemain asal Brasil itu pernah memberikan sebuah galar Liga Champions bersama Rossoneri pada tahun 2007 silam dan kemudian ia meraih gelar Ballon d’Or sebelum bermain untuk Real Madrid. Ia berkata bahwa  mantan klubnya begitu cepat mengalami kesulitan dalam beberapa tahun terakhir ini.

Milan berada di urutan kedelapan di 2013/2014 lalu, berada di posisi tiga Seri A pertama kali dalam lima tahun, lalu finis di posisi sepuluh di musim lalu.

Saat ini raksasa Italia hanya di posisi kedelapan klasemen Seri A, setelah memperoleh kemenangan delapan kali dari 19 pertandingan.

Kaka sangat berharap mantan timnya bisa mengambil contoh seperti Juventus, yang saat itu mereka sukses naik dari Seri B ke ajang bergengsi dan mampu menjuarai Seri A empat kali secara berturut-turut, dan  berhasil ke final Liga Champions musim lalu.

“Saya berpikir sulit untuk mengatakan apa yang salah dari Milan,” ujar kaka kepada media Italia.

“Rossoneri telah mengalami siklus negatif, tatapi saya yakin mereka akan kembali bangkit.

“Juventus patut menjadi contoh, bagaimana cara mereka keluar dari Seri B ke Final Liga Champions. Saya tahu itu pasti sulit untuk mengikuti cara tim lain di negara yang sama, tetapi terkadang itu memang harus Anda lakukan.”

Kaka Merasa Tidak Menyesal Saat Bergabung Dengan Madrid

Mantan penyerang AC Milan, Ricardo Kaka telah menyatakan bahwa dirinya tidak menyesal bermain untuk Real Madrid.

Gelandang serang Brasil itu dibandrol dari Milan dengan mahar 68,5 Juta Euro pada tahun 2009 musim panas silam, dirinya mengalami kesulitan karena sering kali dilanda cedera.

“Saya memiliki banyak kenangan saat membela Madrid,” ungkap Kaka pada media setempat.

“Saat saya bersama Madrid adalah sebuah moment yang sangat indah dan itu menjadikan salah satu perjalanan terbaik karir saya.

“Mereka di awal musim sangat tampil baik. Madrid adalah tim yang hebat dan kuat bersama pelatih baru. Saya selalu berharap mereka mampu menghasilkan yang terbaik.

“Ketika saya bermain harus fokus di setiap pertandingan, Sampai dapat memenangkan gelar La Liga, Supercopa dan Copa del Rey.”

 

Apakah harapan Kaka terhadap mantan klubnya akan terwujud dalam waktu dekat ?

Lika Liku Penunjukkan Zidane Sebagai Pelatih Madrid

Setelah resmi melengserkan Rafael Benitez dari kursi kepelatihan Real Madrid, pihak tim resmi menunjuk tidak lain dari pelatih Real Madrid Castilla, Zinedine Zidane sebagai pelatih kepala di sisa laga musim ini.

Lika-Liku-Penunjukkan-Zidane-Sebagai-Pelatih-Madrid

Penunjukkan Zidane Sangat Beresiko

Mantan presiden Real madrid, Jorde Valdano mengatakan bahwa penunjukkan Zinedine Zidane sebagai pelatih kepala tim dinilai sangat beresiko.

Salah satu legenda Los Blancos tersebut terjadi pada Senin waktu setempat setelah manajemen memutuskan untuk menyudahi kontrak Rafael Benitez setelah tujuh bulan menjadi pelatih tim.

Zidane sendiri tercatat sudah membela raksasa Spanyol tersebut selama enam tahun dan diakhir karirnya, pemain asal Perancis tersebut langsung ditunjuk sebabagai pelatih Real Madrid Castilla pada 2014 silam.

“Penunjukkan Zidane sungguh sangat beresiko karena dia masih kurang cukup memiliki pengalaman.” Ujar Valdano kepada awak media setempat.

Nantinya Zidane akan menjalani laga debutnya saat Real Madrid berhadapan dengan Deportivo La Coruna pada akhir pekan ini, seperti yang diketahui tim lawan tengah menjalani tren positif setelah duduk di posisi tujuh klasemen sementara.

Hubungan Benitez dan Madrid Tidak Berjalan Lancar

Setelah pihak Real Madrid memutuskan hubungan kerja denga Rafael Benitez. Mantan presiden tim, Jorge Valdano mengungkapkan bahwa hal tersebut dimotori dengan hubungan yang tidak harmonis.

Tercatat pelatih asal Spanyol tersebut baru melatih raksasa Spanyol tersebut baru berjalan tujuh bulan dan dinilai gagal untuk membawa tim ke puncak klasemen sementara.

Hingga laga ke 18, Los Galacticos tercatata sudah menelan tiga kekalahan dan selisih empat poin dari pemuncak klasemen sementara, Atletico Madrid.

Bahkan Madrid sendiri harus tereliminasi dari ajang Copa del Rey setelah tim memainkan pemain secara ilegal saat berhadapan dengan Cadiz.

“Benitez punya kesulitan yang cukup hebat untuk bisa menjalankan semua ide-ide didalam skuat setelah tim memiliki terlalu banyak gelandang serang,” Ujar Valdano.

“Benitez harus memiliki upaya yang lebih untuk mengakomodari klub yang lebih untuk dirinya.”

Tiga kekalahan Madrid terjadi saat tim berhadapan dengan Villarreal dan Sevilla, serta kekalahan yang sangat memalukan atas sang rival abadi, Barcelona dengan skor 0-4 di Santiago Bernabeu.

 

Apakah Zidane mampu membawa Madrid untuk kembali bersaing di puncak klasemen sementara di sisa laga musim ini?

Madrid dan Barcelona Memperebutkan Pjanic

Gelandang andalan AS Roma sedang di incar dua tim raksasa Spanyol yaitu Real Madrid dan Barcelona yang siap mendatangkannya ke Spanyol.

Madrid-dan-Barcelona-Memperebutkan-Pjanic

Madrid dan Barcelona Inginkan Tandatangan Pjanic

Terdengar kabar, dua tim raksasa Spanyol menyatakan Real Madrid dan Barcelona akan saling berebut untuk mendapatkan tandatangan Miralem Pjanic dari AS Roma.

Gelandang andalan Giallorrosi tersebut tampil dengan sangat baik musim ini, dengan sembilan gol dalam 21 penampilannya di ajang Seri A, Liga Champions dan Coppa Italia.

Tim yang berjulukan Blaugrana memang telah lama dikaitkan dengan pemain asal Bosnia itu, dan sekarang Los Blancos yang siap bersaing.

Selama jendela transfer musim dingin ini diyakini akan terjadi perang penawaran yang bertujuan untuk mengambil keuntungan dan ketidakpastian di Roma.

Keadaan ini harus dilihat, apakah sang pelatih Rudi Garcia akan dipecat atau tetap dipertahankan klub.

Dipastikan Pjanic Tidak akan ke Madrid atau Barcelona

Direktur olahraga AS Roma, Walter Sabatini menegaskan bahwa Miralem Pjanic pada bursa transfer nanti tidak akan dijual. Yang menurutnya, Pjanic harus membuktikan hal-hal besar.

Pemain berusia 25 tahun itu memang santer terdengar dikaitkan dengan dua tim raksasa asal Spanyol, Real Madrid dan Barcelona. Sabatini langsung memberikan pernyataannya untuk mempertahankan sang pemain andalan tersebut.

Sabatini langsung mengadakan konfrensi pers, yang menyatakan tidak ada niatan sama sekali untuk membiarkan pemain andalan Giallorossi itu pergi.

“Pjanic akan pergi? untuk saat ini, dia tidak ada daftar pemain di bursa transfer,” ujar Sabatini kepada media setempat.

dan Pjanic sendiri pun menyatakan ingin meraih gelar Scudetto bersama Roma musim ini meski masih kurang sesuatu dalam Liga Champions dan memperingatkan kepada rekan satu timnya untuk menjadi lebih baik.

“Kami perlu tampil dengan konsisten,” Ungkap Pjanic pada media setempat.”

“Di liga domestik kami perlu mengumpulkan beberapa poin lagi dan kami tidal layak kalah oleh Genoa dan Milan.”

“Kami berharap keberuntungan yang penting sebelum Natal dan kami akan memasukki 2016 dalam kondisi yang sangat baik.”

“Liga Terbaik dalam beberapa tahun belakangan ini, dari awal sampai akhir musim. Juaranya akan menjadi tim yang tampil paling konsisten.”

 

Apakah pemain andalan AS Roma, Miralem Pjanic akan menerima tawaran salah satu tim raksasa Spanyol tersebut atau ia tetap bertahan di Olympico berjuang meraih gelar bersama rekan setimnya musim ini ?

Benitez Yakin Madrid Masih Bisa Raih Gelar La Liga

Setelah menelan kekalahan 0-1 atas Villarreal dilaga terakhir, pelatih Real Madrid, Rafael Benitez mengaku bahwa peluang timnya maasih terbuka lantaran sang rival gagal raih poin penuh dilaga akhir pekan lalu.

Peluang Madrid Raih Gelar Masih Terbuka

Menanggapi kekalahan 0-1 atas Villarreal dilaga terakhir, pelatih Real Madrid, Rafael Benitez mengaku bahwa peluang timnya untuk raih gelar musim ini masih terbuka lebar.

Gol semata wayang Roberto Soldado langsung membuyarkan harapan El Real untuk bisa terus menempel dua rival tim, Atletico Madrid dan Barcelona diposisi dua satu.

Namun sepertinya Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan masih mendapatkan angin segar lantaran dilaga lainnya sang rival abadi tim, Barcelona hanya mampu bermain imbang 2-2 saat berhadapan Deportivo dilaga tandang, dan sang rival satu kota, Atletico mampu raih kemenangan 2-1 atas Bilbao.

Alhasil saat ini El Barca dan Los Rojiblancos memiliki poin yang sama 35 dan meninggalkan Real Madrid lima angka dengan 30 poin diposisi tiga klasemen.

“Cukup berat untuk menjelaskan apa yang terjadi dibabak pertama,” Ujar Benitez usai laga. “Saya ingin melihat tim tampil lebih baik dibabak kedua namun hasilnya sama saja.

“Saya belum berpikir bahwa hari ini kami kehilangan gelar La Liga musim ini. Karena tim puncak klasemen juga kehilangan poin.

“Untuk bertarung di La Liga kami harus bisa raih kemenangan di banyak laga dan dengan kondisi ini kami bisa melihat peluang kami masih ada.”

Madrid Berpeluang Raih Poin Penuh di Dua Laga Berikutnya

Melihat kekalahan yang terjadi pada Real Madrid tentu sangat mengecewakan lantaran sang raksasa tengah berusaha untuk bisa menempel dua rival tim, Atletico Madrid dan Barcelona yang berada di posisi dua dan satu klasemen La Liga.

Pasukan Rafael Benitez sendiri harus takluk 0-1 atas Villarreal dilaga terakhir setelah gol tunggal Roberto Soldado harus memupuskan tiga poin penting Real Madrid.

Namun jika melihat di dua laga berikutnya sepertinya tim memiliki peluang lantaran hanya menghadapi Rayo Vallecano dan Real Sociedad.

Sementara dua teratas nantinya akan menjalani jadwal yang cukup ketat lantaran Atletico sendiri harus menjalani laga Copa del Rey kontra Reus Deportiu dan Barcelona sendiri harus menghadapi Guagzhou Evergrande diajang Piala Dunia antar klub.

 

Apakah Madrid mampu melihat peluang disaat para rival menjalani schedule yang cukup padat jelang rehat musim dingin?

Real Madrid Terancam Sanksi RFEF

Real Madrid sedang diambang sanksi dari federasi sepakbola Spanyol, setelah tim memasang pemain sayap, Denis Cheryshev saat laga kontra Cadiz diajang Copa del Rey.

 

Cadiz Laporkan Madrid Usai Mainkan Cheryshev

Presiden tim Sagunda B, Cadiz Manuel Vizcaino dikabarkan sudah melaporkan pihak Real Madrid kepada pihak RFEF (Royal Spanish Football Federations) terkait Denis Cheryshev saat kedua tim bertemu diajang Copa del Rey pada Rabu dini hari lalu.

Hal tersebut dinyatakan bahwa gelandang asal Rusia tersebut seharusnya terkena larangan bermain disatu laga setelah dirinya mendapatkan tiga kartu kuning saat masih menjalani masa pinjaman di Villarreal diajang Copa del Rey.

“Pertemuan dewan telah memutuskan untuk membuat laporan terkait Cheryshev yang berstatus pemain ilegal, dan kami cukup sakit hati atas hal itu,” Ujar presiden Cadiz.

“Kami akan melaporkan Real Madrid. Tidak ada satupun pihak Real Madrid menelpon saya. Dan orang Real Madrid dengar langsung dari saya. Yang dimana menjadi sebuah kejutan untuk tim.

“Ini adalah hal yang berat untuk tim sehebat Madrid, namun kami akan melakukan tindakan usai laga tersebut.”

Di laga tersebut Los Galacticos sukses raih kemenangan 3-1 atas Cadiz dibabak 32 besar leg 1, dan gelandang asal Rusia tersebut mampu mencetak gol setelah dirinya masuk menggantikan Mateo Kovacic.

Cheryshev Ungkapkan, Saya tidak Tahu Jika ada Larangan di Copa del Rey

Penyerang Real Madrid, Denis Cheryshev mengaku bahwa dirinya tidak mengetahui bahwa dirinya masih memiliki larangan bermain saat tim raih kemenangan 3-1 atas tim Sagunda B, Cadiz diajang Copa del Rey.

Dilaga tersebut pemain asal Rusia tersebut bahkan mampu mencetak gol, namun hal tersebut sedikit ternoda lantaran adanya laporan bahwa dirinya seharusnya masih menjalani sanksi larangan bermain setelah dirinya terhitung sudah mendapatkan tiga kartu kuning diajang tersebut saat Cheryshev masih menjalani masa pinjaman di Villarreal.

“Saya tidak mendapatkan pesan dari Villarreal bahwa saya mendapatkan larangan bermain diajang Copa del Rey.” Ujar Cheryshev melalui media ofisial tim.

Jika hal tersebut terbukti maka saat ini Real Madrid terancam akan dikeluarkan dari ajang Copa del Rey dimusim ini, hal tersebut sebelumnya pernah terjadi pada Osasuna dengan pelanggaran yang sama di awal tahun ini.

 

Akankah pihak Real Madrid memberikan pembelaan untuk bisa lepas dari sanksi dikeluarkannya tim dari ajang Copa del Rey musim ini?

Madrid Berminat Datangkan Bek Liverpool

Real Madrid tertarik dengan Alberto Moreno yang telah berkembang pesat musim ini

 

Real Madrid Inginkan Alberto Moreno

Agen Alberto Moreno menyarankan bek Liverpool untuk bisa bergabung dengan Real Madrid.

Pemain berusia 23 tahun tersebut bergabung bersama The Reds dari Sevilla pada tahun 2014 dan sukses jadi pilihan utama di bawah kepelatihan Jurgen Klopp.

Namun, sementara itu agennya Javier Moya mengatakan kliennya senang berada di Merseyside, dan tidak menutup kemungkinan bagi Moreno sulit untuk menolak tawaran dari Los Balancos.

“Jika tim sebesar Real Madrid berbicara kepada kami dan Liverpool cukup puas dengan kesepatakan, kami akan membicarakan hal tersebut,” ujar Javier Moya katanya pada media setempat.

“Semua orang tahu Real Madrid adalah tim yang sangat besar, tapi Liverpool telah lima kali memenangkan Liga Champions. Liverpool harus mengambil keputusan.

Pemain kebangsaan Spanyol tersebut, sempat merasa tidak nyaman di awal musim yang saat itu dirinya selalu berada di bangku cadangan, masa kepelatihan Brendan Rogers.

Meskipun begitu ia menambahkan dirinya tidak ingin hengkang dari Liverpool, sejak Klopp menjadi pelatih Liverpool saat itu dan ia dijadikan pemain utama tim.

“Ia senang,” ditambahkan Moya.”Dia bisa beradapatasi dalam kondisi apapun dan bermain dalam satu liga besar sebagai pemain inti tim.”

Moreno di Percaya Jurgen Klopp

Bek sayap Liverpool, Alberto Moreno merasa di percaya oleh Jurgen Klopp.

Setelah kepelatihan Liverpool berganti ke Jurgen Klopp yang menggantikan pelatih sebelumnya Brendan Rodgers hal tersebut ternyata menjadi berkah tersendiri bagi Moreno.

Dimusim ini terlihat pemain asal Spanyol tersebut sukses menjadi pilihan utama mantan pelatih Borussia Dortmund tersebut, tercatat dimusim ini dirinay dari total 13 kali tampil dirinya sukses menjadi starter sebanyak sembilan kali. Dan bahkan dirinya sukses membawa pasukan The Reds duduk diposisi enam klasemen sementara.

“Dia sering berbincang dengan saya. Saya merasa dia percaya kepada saya. Dia menghabiskan waktu dengan saya.” ujar Moreno pada media setempat.

Meski Moreno masih berusia muda, ia adalah salah satu bek yang mempunyai potensi menjadi bintang di masa depan The Reds. Pemain berusia 23 tahun tersebut sebelumnya mempekuat Sevilla 2012 sampai 2014 sebelum akhirnya didatangkan Liverpool yang saat itu masih dilatih Brendan Rodgers.

 

Jika Alberto Moreno mendapatkan tawaran dari Real Madrid di bursa transfer Januari nanti, Apakah dirinya akan menerima atau menolak ?