Tag Archives: AS Roma

Roma Depak Rudi Garcia

Pihak AS Roma resmi memutuskan Garcia untuk tidak lagi melatih tim ibukota yang sudah gerah tidak menghasilkan sebuah gelar.

Roma Depak Rudi Garcia

Roma Resmi Pecat Rudi Garcia

Rudi Garcia dipecat oleh pihak AS Roma serentetan hasil mengecewakan yang selama ini dijalani di ajang Seri A.

Roma yang sempat memenangkan pertandingan saat menghadapi Genoa dengan hasil 2-0 satu-satunya kemenangan dari 10 penampilannya di semua ajang, tim berjulukan Giallorossi itu sendiri gagal dari Coppa Italia melawan tim Seri B yaitu Spezia dengan adu penalti di Stadion Olympico.

Pelatih asal Perancis itu kinerjanya sudah dipertanyaan pada oleh James Pallotta selaku Presiden Roma, di Desmeber saat Natal kemarin ketika melawan AC Milan dengan hasil imbang 1-1.

Menurut kabar media setempat, Serigala ibukota telah mencapai kesepatan dengan Luciano Spalletti yang pernah melatih pada tahun 2005/2009 untuk menggantikan Rudi Garcia bersama Asistennya, Frederic Bompard dan Claude Fichaux.

Disitus Resmi Roma mengkonfirmasikan : “Hingga paruh musim pertama saya dan semua orang di AS Roma telah mengucapkan rasa terima kasih pada Rudi Garcia sejak ia melatih klub.

“Kami melalui banyak moment besar selama berada di Roma, namun kami percaya bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk sebuah perubahan.”

Strootman Ucapkan Terima Kasih Kepada Garcia

Gelandang AS Roma, Kevin Strootman menyatakan salam perpisahan sekaligus berterima kasih kepada sang pelatih Rudi Garcia yang tidak akan melatih lagi.

Pelatih asal Perancis tersebut resmi di pecat dan akan digantikan oleh Luciano Spalletti yang pernah melati Serigala Ibukota yang diresmikan Presiden James Pallota.

Terlihat dari tempat latihan Trigoria kemarin sore pelatih berusia 51 tahun itu membungkam dari pertanyaan wartawan.

Dan keheningan terasa dari sejumlah pemain yang berjulukan Giallorossi.

“Saya Berterima kasih untuk semua dukungan kepada Garcia selama pemulihan cedera yang saya alami dan untuk menjaga keyakinan dalam diri saya,” ungkap Strootman pada media setempat.

“Ia mempercayai saya sejak awal saya berada di AS Roma, dan saya sangat berterima kasih untuk itu.”

“Saya berharap Anda dan staf mendapatkan yang terbaik di masa depan.”

Rudi Garcia resmi di pecat beserta dengan stafnya Frederic Bompard dan Claude Fichaux.

 

Dipecatnya Garcia oleh pihak AS Roma, di paruh kedua musim ini. Apakah dibawah kepemimpinan Spalletti tim Ibukota akan memberikan gelar juara ?

Madrid dan Barcelona Memperebutkan Pjanic

Gelandang andalan AS Roma sedang di incar dua tim raksasa Spanyol yaitu Real Madrid dan Barcelona yang siap mendatangkannya ke Spanyol.

Madrid-dan-Barcelona-Memperebutkan-Pjanic

Madrid dan Barcelona Inginkan Tandatangan Pjanic

Terdengar kabar, dua tim raksasa Spanyol menyatakan Real Madrid dan Barcelona akan saling berebut untuk mendapatkan tandatangan Miralem Pjanic dari AS Roma.

Gelandang andalan Giallorrosi tersebut tampil dengan sangat baik musim ini, dengan sembilan gol dalam 21 penampilannya di ajang Seri A, Liga Champions dan Coppa Italia.

Tim yang berjulukan Blaugrana memang telah lama dikaitkan dengan pemain asal Bosnia itu, dan sekarang Los Blancos yang siap bersaing.

Selama jendela transfer musim dingin ini diyakini akan terjadi perang penawaran yang bertujuan untuk mengambil keuntungan dan ketidakpastian di Roma.

Keadaan ini harus dilihat, apakah sang pelatih Rudi Garcia akan dipecat atau tetap dipertahankan klub.

Dipastikan Pjanic Tidak akan ke Madrid atau Barcelona

Direktur olahraga AS Roma, Walter Sabatini menegaskan bahwa Miralem Pjanic pada bursa transfer nanti tidak akan dijual. Yang menurutnya, Pjanic harus membuktikan hal-hal besar.

Pemain berusia 25 tahun itu memang santer terdengar dikaitkan dengan dua tim raksasa asal Spanyol, Real Madrid dan Barcelona. Sabatini langsung memberikan pernyataannya untuk mempertahankan sang pemain andalan tersebut.

Sabatini langsung mengadakan konfrensi pers, yang menyatakan tidak ada niatan sama sekali untuk membiarkan pemain andalan Giallorossi itu pergi.

“Pjanic akan pergi? untuk saat ini, dia tidak ada daftar pemain di bursa transfer,” ujar Sabatini kepada media setempat.

dan Pjanic sendiri pun menyatakan ingin meraih gelar Scudetto bersama Roma musim ini meski masih kurang sesuatu dalam Liga Champions dan memperingatkan kepada rekan satu timnya untuk menjadi lebih baik.

“Kami perlu tampil dengan konsisten,” Ungkap Pjanic pada media setempat.”

“Di liga domestik kami perlu mengumpulkan beberapa poin lagi dan kami tidal layak kalah oleh Genoa dan Milan.”

“Kami berharap keberuntungan yang penting sebelum Natal dan kami akan memasukki 2016 dalam kondisi yang sangat baik.”

“Liga Terbaik dalam beberapa tahun belakangan ini, dari awal sampai akhir musim. Juaranya akan menjadi tim yang tampil paling konsisten.”

 

Apakah pemain andalan AS Roma, Miralem Pjanic akan menerima tawaran salah satu tim raksasa Spanyol tersebut atau ia tetap bertahan di Olympico berjuang meraih gelar bersama rekan setimnya musim ini ?

Pelatih Villa Ingin Datangkan Bek Roma

Menurut Pelatih Aston Villa, Remi Garde mengatakan bek AS Roma mempunyai potensi dan pengalaman yang cukup baik.

Remi Garde Ingin Mendatangkan Ashley Cole

Terdengar kabar bahwa, pelatih Aston Villa, Remi Garde mengatakan ingin mendatangkan bek sayap Roma, yaitu Ashley Cole di bursa transfer Januari mendatang.

Pemain berusia 34 tahun tersebut memang jarang tampil di skuad utama Giallorossi pada musim ini setelah dirinya gagal membuktikan peforma terbaiknya kepada sang pelatih, Rudi Garcia.

Klub yang berjulukan The Villans saat ini terancam degradasi dari kalesemen Premier League yang berada di posisi 20 dari 15 pertandingan dengan memperoleh enam poin.

Dan saya sudah mengkonfirmasikan ofisial klub untuk memberi penawaran kepada Cole dari Roma.

“Menurut saya setiap pemain yang bagus menarik buat saya dan Ahsley adalah pemain yang hebat,” ujar pelatih 49 tahun terebut.

“Ia seorang pemain yang memiliki pengalaman, tapi ia tidak bermain sekarang,”

“Saya rasa pengalaman adalah sesuatu yang kami butuhkan. Saya akan membicarakan langsung dengan klub dan saya sedang bekerja untuk bursa transfer Januari. Kami tahu apa yang kami lakukan untuk saat ini.”

Rudi Garcia Ungkapkan Bahwa Ashley Cole Penting Bagi Kami

Pelatih AS Roma, Rudi Garcia Menegaskan bahwa bek sayapnya Ashley Cole pemain yang penting di tim, meski ia harus berjuang untuk menunjukkan peforma terbaiknya agar dapat bermain di skuad utama.

Pemain berusia 34 tahun tersebut terkahir kali memperkuat tim yang yang bejulukan Giallorossi pada 22 November, yang menyebabkan dirinya ragu dengan masa depannya di Stadio Olimpico.

Akan tetapi, pelatih berusia 51 tahun itu, telah menyatakan bahwa Ashley Cole merupakan pemain yang penting dalam rencananya di Roma.

“Ashley baik-baik saja, ia profesional,” ujar Garcia pada media setempat.

“Ia masih tetap pemain penting bagi kami,”

Ashley Cole di datangkan Roma pada tanggal 7 Juli 2014, yang di kontrak selama dua tahun bersama Giallorosso.

Dan dirinya memulai awal karir di kancah Seri A dengan melawan Fiorentina, yang pada saat itu AS Roma menebas habis dengan hasil 2-0 di stadio Olimpico.

 

Akankah di bursa transfer Januari mendatang Ashley Cole menerima tawaran dari Remi Grade atau ia akan tetap bersama Giallorosso dan menunjukan kualitas terbaik dirinya ?

Pjanic Terinspirasi Dengan Zidane

Miralem Pjanic ingin mengikuti gaya permainan seperti legenda tim nasional perancis Zinedine Zidane.

Gelandang Roma, Miralem Pjanic mengatakan terinspirasi dengan gaya permainan mantan tim nasional Perancis, Zinedine Zidane.

Pemain kebangsaan Bosnia tersebut menjadi bagian penting skuat Giallorossi untuk meraih gelar seri A musim ini, yang tercatat tujuh gol dari 13 penampilannya.

Permainan Pjanic yang begitu gemilang bersama Roma,  tampil dengan peforma terbaiknya yang juga begitu banyak melahirkan pujian, dirinya mengakui terinspirasi dari Zidane, yang mampu memberikan gelar dua kali  Scudetto bersama Juventus.

“Zidane membuat saya terinspirasi menjadi seorang pemain sepak bola ketika saya masih kecil. Saya suka dengan gaya bermainya, bagaimana cara ia bermain,” ungkap Pjanic di situs remi Roma.

“Bagi saya, ia adalah pemain terbaik yang pernah saya lihat. Ia begitu elegan dan saya suka melihat cara ia bermain.

“Apa saya bisa meniru dia ? tentu, ia bermain di posisi yang sama seperti saya, jadi saya akan mengingatnya sepanjang waktu dan berusaha untuk melakukan beberapa skill yang pernah dilakukannya dilapangan.”

Pjanic Beri Isyarat Untuk Masa Depannya

Tersiar  kabar gelandang andalan milik AS Roma, Miralem Pjanic soal masa depannya tak kunjung reda. Karena banyak tim raksasa yang menginginkan jasanya.

Yaitu Barcelona dan Real Madrid yang santer terdengar,  terus menerus dihubungkan dengan pemain tim nasional Bosnia tersebut. Sukses dalam penampilannya bersama Giallorossi musim ini jadi alasan, mengapa dirinya begitu diminati.

Akan tetapi, Pjanic memberikan pernyataannya ke klub mana dirinya akan bermain di musim depan. Dan ia menjawab ingin tetap bersama Roma, itu sangat mengejutkan.

“Saya tidak akan pergi berdasarkan pilihan saya sendiri. Saya selalu ingin menjadi Romanisti. Mereka memberikan banyak pelajaran kepada saya untuk menjadi Romanisti sejati. Sudah lima tahun saya bersama Roma dan saya merasa sudah melekat dengan Romanisti,” ujar Pjanic pada media ofisial tim.

“Para pemain senior yang  ada di tim ini juga mengajarkan saya bahwa seragam Roma bukanlah seragam biasa. Sebuah seragam yang mempunyai arti penting di kota ini. Sekarang saya sudah menjadi bagian dari tim ini dan saya adalah seorang Romanisti sejati.”

 

Bersyukurnya Roma mempunyai Miralem Pjanic sebagai pemain yang bertalenta, meski dirinya diminati banyak klub raksasa Eropa, ia masih tetap ingin bermain bersama serigala ibukota. mampukah musim ini pemain 25 tahun tersebut dan rekan setimnya memberikan gelar juara di kancah Seri A musim ini ?