Roma Depak Rudi Garcia

Pihak AS Roma resmi memutuskan Garcia untuk tidak lagi melatih tim ibukota yang sudah gerah tidak menghasilkan sebuah gelar.

Roma Depak Rudi Garcia

Roma Resmi Pecat Rudi Garcia

Rudi Garcia dipecat oleh pihak AS Roma serentetan hasil mengecewakan yang selama ini dijalani di ajang Seri A.

Roma yang sempat memenangkan pertandingan saat menghadapi Genoa dengan hasil 2-0 satu-satunya kemenangan dari 10 penampilannya di semua ajang, tim berjulukan Giallorossi itu sendiri gagal dari Coppa Italia melawan tim Seri B yaitu Spezia dengan adu penalti di Stadion Olympico.

Pelatih asal Perancis itu kinerjanya sudah dipertanyaan pada oleh James Pallotta selaku Presiden Roma, di Desmeber saat Natal kemarin ketika melawan AC Milan dengan hasil imbang 1-1.

Menurut kabar media setempat, Serigala ibukota telah mencapai kesepatan dengan Luciano Spalletti yang pernah melatih pada tahun 2005/2009 untuk menggantikan Rudi Garcia bersama Asistennya, Frederic Bompard dan Claude Fichaux.

Disitus Resmi Roma mengkonfirmasikan : “Hingga paruh musim pertama saya dan semua orang di AS Roma telah mengucapkan rasa terima kasih pada Rudi Garcia sejak ia melatih klub.

“Kami melalui banyak moment besar selama berada di Roma, namun kami percaya bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk sebuah perubahan.”

Strootman Ucapkan Terima Kasih Kepada Garcia

Gelandang AS Roma, Kevin Strootman menyatakan salam perpisahan sekaligus berterima kasih kepada sang pelatih Rudi Garcia yang tidak akan melatih lagi.

Pelatih asal Perancis tersebut resmi di pecat dan akan digantikan oleh Luciano Spalletti yang pernah melati Serigala Ibukota yang diresmikan Presiden James Pallota.

Terlihat dari tempat latihan Trigoria kemarin sore pelatih berusia 51 tahun itu membungkam dari pertanyaan wartawan.

Dan keheningan terasa dari sejumlah pemain yang berjulukan Giallorossi.

“Saya Berterima kasih untuk semua dukungan kepada Garcia selama pemulihan cedera yang saya alami dan untuk menjaga keyakinan dalam diri saya,” ungkap Strootman pada media setempat.

“Ia mempercayai saya sejak awal saya berada di AS Roma, dan saya sangat berterima kasih untuk itu.”

“Saya berharap Anda dan staf mendapatkan yang terbaik di masa depan.”

Rudi Garcia resmi di pecat beserta dengan stafnya Frederic Bompard dan Claude Fichaux.

 

Dipecatnya Garcia oleh pihak AS Roma, di paruh kedua musim ini. Apakah dibawah kepemimpinan Spalletti tim Ibukota akan memberikan gelar juara ?

Neymar Beri Selamat Pada Messi

Salah satu bintang milik Barcelona, Neymar melontarkan pujian pada rekan satu timnya, Lionel Messi usai sang pemain dianugerahi gelar Ballon d’Or untuk yang kelima kalinya pada Senin waktu setempat.

Neymar-Beri-Selamat-Pada-Messi

Neymar Mengakui Messi Pemain Terbaik di Dunia

Neymar langsung memberikan dukungan pada sang peraih gelar Ballon d’Or tahun ini, Lionel Messi yang menyatakan bahwa dirinya merupakan pemain terbak di dunia.

Gelar tersebut merupakna gelar yang kelima bagi Messi disepanjang karirnya, dan dirinya saat ini sukses menggungguli sang rival, Cristiano Ronaldo dan rekan satu tim, Neymar.

“Saya mengakui hasil ini, Leo berasal dari Planet lain.” Ujar Neymar.

“Bagi saya, Messi merupakan pemain terbaik dunia, dia adalah idola saya dan saya harap bisa terus enjoy saat mengaksikan dirinya untuk tahun depan.

“Ini adalah salah satu hari yang terbaik dalam hidup saya, saya sangat menikmatinya saat saya melihat Messi dari samping saat dirinya menang dan saat itu saya berdiri diantara dua pemain terbaik.

“Saya harap saya bisa merakan hal ini nantinya.”

Messi Pemain Terbanyak Raih Ballon d’Or

Mega bintang milik Barcelona, Lionel Messi resmi dianugrahi gelar Ballon d’Or pada Senin waktu setempat di kota Zurich, Swiss.

Dirinya sukses raih gelar kelima disepanjang karirnya setelah sukses mengungguli sang rival, Cristiano Ronaldo dan rekan satu timnya, Neymar.

Pertama kalinya, pemain asal Argentina tersebut sukses raih gelar Ballon d’Or pada tahun 2009 lalu, dan semenjak saat itu dirinya langsung raih gelar tersebut untuk empat kali secara beruntun hingga 2012 sebelum akhirnya ditahun 2013 dan 2014 gelar tersebut dipegang mega bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo.

Selain itu, Messi sukses masuk kedalam FIFA FIFPro World XI sejak 2007 dan belum pernah absen hingga 2015 ini.

Bahkan dirinya juga terpilih menjadi pemain terbaik Eropa ditahun 2011 dan 2015 ini dan masuk kedalam UEFA team of the Year sejak tahun 2008 dan kembali belum pernah absen hingga 2015 ini.

 

Apakah nantinya Messi akan mampu tampil konsisten dan akan kembali menyabet gelar Ballon d’Or pada tahun berikutnya ?

Kaka Ingin AC Milan Seperti Juventus

Kaka ingin mantan timnya seperti dulu yang sempat ia bela, yang pernah menjuarai gelar Liga Champions. tidak seperti sekarang dimana raksasa Seri A tersebut telah mengalami kesulitan beberapa musim terakhir.

Kaka-Ingin-AC-Milan-Seperti-Juventus

Kaka Ingin AC Milan Contoh Juventus

Ricardo Kaka ingin  mantan klubnya AC Milan mampu seperti Juventus untuk mendapatkan kejayaannya kembali.

Pemain asal Brasil itu pernah memberikan sebuah galar Liga Champions bersama Rossoneri pada tahun 2007 silam dan kemudian ia meraih gelar Ballon d’Or sebelum bermain untuk Real Madrid. Ia berkata bahwa  mantan klubnya begitu cepat mengalami kesulitan dalam beberapa tahun terakhir ini.

Milan berada di urutan kedelapan di 2013/2014 lalu, berada di posisi tiga Seri A pertama kali dalam lima tahun, lalu finis di posisi sepuluh di musim lalu.

Saat ini raksasa Italia hanya di posisi kedelapan klasemen Seri A, setelah memperoleh kemenangan delapan kali dari 19 pertandingan.

Kaka sangat berharap mantan timnya bisa mengambil contoh seperti Juventus, yang saat itu mereka sukses naik dari Seri B ke ajang bergengsi dan mampu menjuarai Seri A empat kali secara berturut-turut, dan  berhasil ke final Liga Champions musim lalu.

“Saya berpikir sulit untuk mengatakan apa yang salah dari Milan,” ujar kaka kepada media Italia.

“Rossoneri telah mengalami siklus negatif, tatapi saya yakin mereka akan kembali bangkit.

“Juventus patut menjadi contoh, bagaimana cara mereka keluar dari Seri B ke Final Liga Champions. Saya tahu itu pasti sulit untuk mengikuti cara tim lain di negara yang sama, tetapi terkadang itu memang harus Anda lakukan.”

Kaka Merasa Tidak Menyesal Saat Bergabung Dengan Madrid

Mantan penyerang AC Milan, Ricardo Kaka telah menyatakan bahwa dirinya tidak menyesal bermain untuk Real Madrid.

Gelandang serang Brasil itu dibandrol dari Milan dengan mahar 68,5 Juta Euro pada tahun 2009 musim panas silam, dirinya mengalami kesulitan karena sering kali dilanda cedera.

“Saya memiliki banyak kenangan saat membela Madrid,” ungkap Kaka pada media setempat.

“Saat saya bersama Madrid adalah sebuah moment yang sangat indah dan itu menjadikan salah satu perjalanan terbaik karir saya.

“Mereka di awal musim sangat tampil baik. Madrid adalah tim yang hebat dan kuat bersama pelatih baru. Saya selalu berharap mereka mampu menghasilkan yang terbaik.

“Ketika saya bermain harus fokus di setiap pertandingan, Sampai dapat memenangkan gelar La Liga, Supercopa dan Copa del Rey.”

 

Apakah harapan Kaka terhadap mantan klubnya akan terwujud dalam waktu dekat ?

Darmian Tepis Rumor Akan Tinggalkan United

Setelah kerap mendapatkan kritikan dari banyak pihak akan segera meninggalkan Old Trafford, bek sayap Manchester United, Matteo Darmian langsung menepis kabar tersebut dan menyatakan akan siap bertahan di skuat Louis van Gaal saat ini.

Darmian-Tepis-Rumor-Akan-Tinggalkan-United

Darmian Akui Cukup Bahagia di United

Matteo Darmian langsung menepis kabar yang memberitakan bahwa dirinya tidak bahagia di Manchester United dan tengah dihubungkan dengan Bayern Munchen dan Juventus.

Pemain timnas Italia tersebut gabung United dari Torino dimusim ini dan dirinya cukup mulus melakukan permulaan diskuat Louis van Gaal, meski dibeberapa bulan ini kerap mendapat sorotan tentang penampilannya.

Namun dirinya juga mengaku tidak menutup kemungkinan untuk meninggalkan Old Trafford pada waktu mendatang.

“Saya sangat bahagia berada di tim ini, pada staff dan kota disini,” Ujar pemain berusia 26 tahun tersebut kepada media setempat.

“Saya bahagia disini jadi saya akan terus menepis kabar tersebut. Saya akan melanjutkan jalan saya untuk kedepannya.

“Saya pikie manajer senang dengan progress saya dan ketika saya berlatih untuk berimprofisasi hari demi hari. Dan dimana pelatih memberikan kesempatan pada saya. Saya akan melakukan yang terbaik dan mencoba untuk membantu tim.

Dimusim ini Darmian sendiri sudah tampil di 23laga, dan saat ini tercatat kontrak bek kiri Red Devils tersebut baru akan berakhir pada Juni 2019 mendatang.

Darmian Masuk Daftar Jual United

Jelang bursa transfer musim dingin ini, salah satu pemain yang baru saja didatangkan di musim ini, Matteo Darmian dikabarkan sudah masuk daftar jual pemain tim.

Bek kiri berusia 26 tahun tersebut masuk setelah nama gelandang jangkung, Marouane Fellaini yang dikabarkan juga sudah masuk kedalam daftar jual pada Januari ini.

Pemain yang didatangkan dari Torino tersebut dikabarkan tengah dikabarkan tengah didekati oleh Bayern Munchen, sementara Fellaini sendiri sudah sangat santer akan segera bergabung denga Milan nantinya.

Dimusim ini memang kedua pemain tersebut kerap hanya berada di bench pemain saja lantaran di nilai kurang pas dengan pola yang diterapkan Louis van Gaal.

 

Apakah nantinya Darmian akan memutuskan bertahan atau bahkan akan segera hijrah ke ajang Bundesliga Jerman dalam waktu dekat ?

Arda Turan Idolakan Iniesta

Ternyata Arda Turan mengakui bahwa dirinya mengidolakan rekan setimnya Andres Iniesta dalam mengembangkan kemampuannya.

Arda-Turan-Idolakan-Iniesta

Iniesta Menjadi Inspirasi Arda Turan

Arda Turan menyatakan bahwa dirinya mengidolakan Andres Iniesta rekan setimnya sebagai motivasi dirinya di Barcelona.

Pemain berusia 28 tahun tersebut menjalani laga pertama bersama El Barca yang telah meraih kemenangan 4-1 di babak 16 besar Copa del Rey itu sangat senang bisa dalam satu tim bersama Iniesta yang di idolakannya.

“Saya sangat idolakan Iniesta,” ujar Turan kepada media setempat. “Meski banyak orang yang heran karena saya lebih muda tiga tahun darinya, namun saya melihat sosok Iniesta sebagai panutan dan salah satu alasan saya bergabung bersama Barcelona.”

“Saya sempat di kritik karena tidak bisa mencetak gol, tetapi Iniesta selalu menjadi panutan bagi saya untuk mengikuti jejaknya. Apa yang ia lakukan di lapangan tak hanya sekedar mencetak gol.”

“Saya Merasa tampil kurang baik apabila bermain dengannya, mungkin itu alasan Barcelona merekrut saya.”

Enrique Menilai Iniesta Sebagai Pemain Yang ‘Ajaib’

Pelatih Barcelona, Luis Enrique memberikan pujian kepada Andres Iniesta sebagai pemain yang ‘ajaib’ dalam tim saat menghadapi Blaugrana 4-1 rival sekota dalam laga Copa del Rey.

Lionel Messi berhasil mencetak dua gol, yang disusul oleh Gerrard Pique dan Neymar untuk hasil kerja kerasnya.

“Kami tampil dengan begitu baik dan kami meraih tujuan yang kami inginkan dalam sebuah laga,” ungkap Luis Enrique pada media setempat setelah pertandingan usai.

“Itu wajar jika ada ketegangan dalam sebuah laga derby dan kami bersaing secara sehat.”

Iniesta memberikan gol yang pertama dan keempat yang memberikan kemenangan Barcelona di Camp Nou, dan gelandang serang tersebut mendapatkan pujian dari sang pelatih Enrique.

Enrique Berkata: “Iniesta sangat unik. Dia juga seorang pemain yang ajaib.”

Meskipun tim memiliki keuntungan untuk leg ke dua, kami akan tetap fokus untuk menang di laga nanti.

 

Apakah Iniesta akan menghabiskan karirnya bersama Barcelona dan menjadi panutan untuk pemain lainnya seperti Arda Turan ?

Allegri Senang Dengan Peforma Lini Depan Juventus

Allegri terlihat senang atas pemanmpilan tim besutan yang bermain dengan peforma terbaik yang sudah keluar dari kesulitan di awal musim.

Allegri-Senang-Dengan-Peforma-Lini-Depan-Juventus

Striker Juventus Bikin Allegri Bangga

Pelatih Juventus, Massimo Allegri merasa bangga atas penampilan yang ditunjukkan skuadnya saat mengahadapi Verona yang memperoleh hasil kemenangan 3-0 Rabu lalu.

Tim yang berjulukan I Bianconeri bermain dengan agresif dalam laga ke 18 Seri A pekan ini. Terciptanya tiga gol Juventus dicetak oleh Paulo Dybala, Leonardo Bonucci dan Simone Zaza.

Kemenangan dalam delapan laga terakhir memperpanjang rekor Juventus saat ini, yang membuat tim besutan pelatih berusia 48 tahun tersebut berada di peringkat empat klasemen  yang hanya beda tiga point dari rivalnya Inter Milan di Seri A.

Pelatih asal italia itu merasa senang melihat peforma Zaza mampu mencetak empat gol,  saat tiga kali penampilannya terakhir,yang sempat mengalami kesulitan.

“Saya senang kepada Zaza dengan teratur mencetak gol,” ujar Allegri pada media setempat.

“Morata pun bermain sangat baik, ia mampu manfaatkan peluang dan memberikan serangan di setiap kesempatan.

“Begitu juga dengan Dybala yang terus belajar dan berkembang untuk memperbaiki permainannya. Ia berkonsentrasi untuk menambah golnya dan ia adalah pemain terbaik yang kami miliki di tim. ”

Sang pelatih mengungkapkan bahwa dirinya merasa senang timnya sudah berkembang, yang sebelumnya di awal musim mengalami kesulitan.

Allegri Berambisi Memenangkan Piala Super Italia

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri menyatakan timnya harus memenangkan pertandingan saat menghadapi Napoli di final Piala Super Italia.

Tim besutan pria 48 tahun tersebut telah mendapatkan gelar tersebut dalam dua musim terakhir dan mereka pastinya akan mempertahankannya untuk mendapatkan gelar yang ketiga kalinya.

“Pertandingan ini adalah terak bagi kami ditahun 2014 dan kami menargetkan untuk yang ketiga setelah lolos Liga Champions dan Puncak di ajang Seri A,” ungkap sang pelatih kepada media setempat.

“Pastinya tidak mudah, karena Napoli mempunyai sejumlah pemain yang berkualitas. Sampai saat ini saya belum pernah mengalahkan Napoli sebagai pelatih, jadi saya akan memperbaiki.”

 

Di paruh musim kedua ini, apakah Massimiliano Allegri akan memberikan kembali gelar juara untuk Juventus ?

Lazio Akan Jual Felipe Anderson ?

Manchester United sudah melakukan negosiasi untuk mendatangkan gelandang Lazio, Felipe Anderson untuk bermain di Old Trafford.

Lazio-Akan-Jual-Felipe-Anderson

Lazio Buka Peluang Untuk Menjual Gelandangnya

Terdengar kabar dari media setempat Lazio membuka peluang untuk pemain yang berposisi gelandang, Felipe Anderson yang selama ini ditahan-tahan dari pihak klubnya.

Salah satu tim raksasa Liga Inggris yaitu Manchester United sudah melakukan penawaran sejak lama untuk mendapatkan pemain berusia 22 tahun tersebut, dengan mahar sebesar 45 Juta Poundsterling dari beberaa laporan bursa transfer musim dingin ini yang tidak di liput.

Pemain asal Brasil tersebut tampil gemilang sejak musim lalu yang tercatat 10  gol, 10 assist dari 37 penampilannya bersama Biancocelesti.

Musim ini Lazio mengalami kesulitan yang berimbas juga pada pemain andalannya Anderson di tiap pertandingan. Musim ini Anderson hanya memperoleh lima gol dan tiga asist dari 18 pertandingan. Saat ini Lazio berada di posisi 10 klasemen Seri A.

Diadakannya konfrensi pers oleh direktur olahraga Lazio, Igli Tare bahwa pihak klubnya akan menilai dalam setiap tawaran untuk punggawa andalannya di Januari ini, yang memberikan lampu hijau kepada The Red Devils untuk mendapatkan Anderson.

Felipe Anderson Masih Ingin Bersama Lazio

Menurut sejumlah laporan gelandang Lazio, Felippe Anderson menolak semua tawaran yang diberikan kepada dirinya. Dia sendiri pun tidak mengetahui ada berapa tawaran.

Gelandang serang Brasil tersebut saat ini telah menunjukkan peforma terbaiknya di musim ini bersama Lazio, yang sudah mencetak 10 gol dan tujuh asist dari 23 penampilannya, untuk  bisa berada di zona Liga Champions bersama Stefano Pioli sebagai pelatih.

“Semua pemain yang saya tahu adalah bermain bersama Lazio,” ujar Anderson pada media setempat.

“Saya baru saja diberikan perpanjangan kontrak selama lima tahun kedepan. saya selalu menginginkan  jersey itu, dan itu tidak ada yang lain.

“Saya memang benar tidak tahu seberapa banyak tawaran yang masuk, karena masa depan saya berada di Lazio.”

 

Diberikan tawaran yang lebih besar dari pihak tim raksasa Inggris, Manchester United. Apakah Felipe Anderson akan merubah pikirannya untuk berkarir bersama The Red Devils ?

 

Kembali Tragedi Menanduk Lawan Terjadi Saat Pertandingan

Tragedi menanduk yang dilakukan legenda sepakbola Perancis, Zinedine Zidane yang menanduk bek timnas Italia, Marco Materazzi di ajang Piala Dunia 2006 kembali terjadi dan kali ini dari kompetisi Asia oleh Roy O’Donovan yang merupakan penyerang tim Central Coast Mariners.

Kembali-Tragedi-Menanduk-Lawan-Terjadi-Saat-Pertandingan

O’Donovan Dihukum Delapan Pertandingan

Penyerang Central Coast Mariners, Roy O’Donovan harus rela diberikan sanksi larangan bermain untuk delapan laga berikutnya setelah menanduk gelandang Welilington Phoenix, Manny Muscat.

Pemain asal Irlandia tersebut saat itu hanya dihadiahi kartu kuning saat kejadian tersebut tepatnya dimenit 59 saat itu Mariners tengah raih kemenangan 3-1 atas Phoenix dalam kompetisi Australia.

Sebelumnya kedua pemain memang terlibat kontal fisik setelah Muscat terlihat mensikut O’Donovan sebelum pada akhirnya sang pemain membalas.

“Pihak Komite Disiplin telah memutuskan untuk menjatuhkan hukuman larangan bermain di delapan laga.” Ujar pihak FFA.

“Pemain telah mengaku segalanya bahwa itu merupakan hal yang tidak sportif. Pihak FFA juga telah memberikan waktu selama tujuh hari untuk mengajukan banding.”

Selain itu, gelandang Wellington Phoenix tersebut juga tidak lepas dari hukuman, setelah pihak komite menjatuhkan larangan bermain untuk dua laga berikutnya.

Dan Saat ini Central Coast Mariners sendiri harus duduk didasar klasemen Liga Australia dengan raihan delapan poin dari 13 laga di musim ini.

Jejak Karir Roy O’Donovan

Penyerang andalan tim Central Coast Mariners, Roy O’Donovan merupakan pemain asal Irlandia yang sempat mencicipi kerasnya kompetisi Premier League.

Tercatat diawal karirnya, pemain asal Irlandia tersebut dengan membela klub setempat, Cork City. Selama tiga tahun tampil mengesankan dengan torehan 29 gol selama tiga musim membela tim akhirnya menarik minat dari salah satu klub Premier League Sunderland.

Pada 12 Agustus 2007, O’Donovan resmi berseragam The Black Cats dengan banderol 500 ribu Euro, namun selama kurang lebih tiga tahun membela tim, dirinya kerap dipinjamkan kebeberapa klub kasta bawah.

Bahkan setelah dirinya memutuskan hengkang dirinya membela Coventry City pada 2 Juli 2010 yang bermain di kasta kedua Inggris sebelum akhirnya kembali dipinjamkan ke klub Skotlandia, Hibernian

Sebelum berlabuh dengan klub asal Australia tersebut, O’Donovan bahkan pernah membela klub asal Singapura, DPMM FC dan tim asal Indonesia, Mitra Kukar ditahun 2014 dan 2015.

 

Apakah absennya Roy O’Donovan akan membuat lini depan Mariners di sisa laga musim ini?

 

Lika Liku Penunjukkan Zidane Sebagai Pelatih Madrid

Setelah resmi melengserkan Rafael Benitez dari kursi kepelatihan Real Madrid, pihak tim resmi menunjuk tidak lain dari pelatih Real Madrid Castilla, Zinedine Zidane sebagai pelatih kepala di sisa laga musim ini.

Lika-Liku-Penunjukkan-Zidane-Sebagai-Pelatih-Madrid

Penunjukkan Zidane Sangat Beresiko

Mantan presiden Real madrid, Jorde Valdano mengatakan bahwa penunjukkan Zinedine Zidane sebagai pelatih kepala tim dinilai sangat beresiko.

Salah satu legenda Los Blancos tersebut terjadi pada Senin waktu setempat setelah manajemen memutuskan untuk menyudahi kontrak Rafael Benitez setelah tujuh bulan menjadi pelatih tim.

Zidane sendiri tercatat sudah membela raksasa Spanyol tersebut selama enam tahun dan diakhir karirnya, pemain asal Perancis tersebut langsung ditunjuk sebabagai pelatih Real Madrid Castilla pada 2014 silam.

“Penunjukkan Zidane sungguh sangat beresiko karena dia masih kurang cukup memiliki pengalaman.” Ujar Valdano kepada awak media setempat.

Nantinya Zidane akan menjalani laga debutnya saat Real Madrid berhadapan dengan Deportivo La Coruna pada akhir pekan ini, seperti yang diketahui tim lawan tengah menjalani tren positif setelah duduk di posisi tujuh klasemen sementara.

Hubungan Benitez dan Madrid Tidak Berjalan Lancar

Setelah pihak Real Madrid memutuskan hubungan kerja denga Rafael Benitez. Mantan presiden tim, Jorge Valdano mengungkapkan bahwa hal tersebut dimotori dengan hubungan yang tidak harmonis.

Tercatat pelatih asal Spanyol tersebut baru melatih raksasa Spanyol tersebut baru berjalan tujuh bulan dan dinilai gagal untuk membawa tim ke puncak klasemen sementara.

Hingga laga ke 18, Los Galacticos tercatata sudah menelan tiga kekalahan dan selisih empat poin dari pemuncak klasemen sementara, Atletico Madrid.

Bahkan Madrid sendiri harus tereliminasi dari ajang Copa del Rey setelah tim memainkan pemain secara ilegal saat berhadapan dengan Cadiz.

“Benitez punya kesulitan yang cukup hebat untuk bisa menjalankan semua ide-ide didalam skuat setelah tim memiliki terlalu banyak gelandang serang,” Ujar Valdano.

“Benitez harus memiliki upaya yang lebih untuk mengakomodari klub yang lebih untuk dirinya.”

Tiga kekalahan Madrid terjadi saat tim berhadapan dengan Villarreal dan Sevilla, serta kekalahan yang sangat memalukan atas sang rival abadi, Barcelona dengan skor 0-4 di Santiago Bernabeu.

 

Apakah Zidane mampu membawa Madrid untuk kembali bersaing di puncak klasemen sementara di sisa laga musim ini?

Giroud Siap Bawa Arsenal Raih Juara

Jika melihat kesuksesan Arsenal hingga pekan ke 20 tentu tidak lepas dengan sosok Olivier Giroud yang sukses membawa tim duduk di puncak klasemen sementara setelah mampu persembahka beberapa kemenangan penting khususnya saat boxing day.

Giroud-Siap-Bawa-Arsenal-Raih-Juara

Giroud Yakin Arsenal Cukup Kuat Untuk Bersaing Raih Gelar

Olivier Giroud sangat yakin dengan skuat yang dimiliki Arsenal di musim ini untuk bersaing raih gelar Liga Inggris musim ini.

Arsenal sukses menduduki puncak klasemen dan selisih dua poin dari posisi dua, Leicester City usai raih kemenangan tipis 1-0 atas Newcastle United, namun meskipun begitu pasukan Arsene Wenger tersebut tidak lepas dari kritik lantaran mereka selalu gagal setelah terakhir tim taih gelar juara dimusim 2003/2004 silam.

“Katakan dimana [kami butuh tambahan pemain]. Hanya katakan saja dimana! saya akan mengatakan hal yang sebaliknya nanti.” Ujar Giroud kepada awak media.

“Kami sudah punya banyak pemain bagus termasuk di bench, pemain muda sudah menunggu untuk bergabung. Dan mereka sangat bertalenta. Saya tidak mengkhawatirkan hal itu.

“Danny Welbeck akan kembali dalam beberapa bulan kedepan, Theo Walcott akan bisa kembali bermain, Joel Campbell sudah bermain baik dengan timnasnya. Jika saya tidak bagus atau mengalami cedera, kami masih punya solusi.

“Untuk menjadi juara dimusim ini – dan saya paham karena saya pernah merasakan juara saat membela Montpellier, anda butuh talenta, dan tentu saja , anda butuh sedikit keberuntungan dan sewaktu-waktu anda tidak dapat memainkan permainan yang hebat.”

Arsenal akan Sulit Bertahan di Puncak Klasemen

Hingga laga ke 20, secara mengejutkan Arsenal sukses mampu duduk dipuncak klasemen sementara usai tim raih kemenangan atas Newcastle dengan skor tipis 1-0.

Saat ini Gunners hanya selisih sua poin dari Leicester City yang duduk diposisi dua klasemen dan tiga poin dari favotit juara, Manchester City.

Namun jika melihat lima laga berikutnya pasti akan mengalami kesulitan lantaran tim harus menghadapi dua tim besar seperti Liverpool di pekan ke 21 dan Chelsea di matchday 23.

Dari dua kandidat lawan tersebut mungkin hanya melihat sisi dari The Blues lantaran sejak diarsiteki Guus Hiddink, tercatat tim sukses raih satu kemenangan dan dua kali imbang ditiga laga terakhir.

 

Apakah Arsenal akan bisa bertahan dipuncak klasemen hingga laga terakhir nanti, atau bahkan kembali menjadi tim kejutan yang diparuh kedua nanti yang kesulitan raih kemenangan seperti di beberapa musim lalu?